
Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Jawa Timur bekerja sama dengan UPT Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan webinar “Pemanfaatan AI dalam Akses Literatur di Perguruan Tinggi” pada Rabu (15/10/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dengan menghadirkan Keynote Speaker Ketua Umum APPTIS, Mufid, S.Ag., SS., M.Hum serta tim Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai narasumber utama.
Kepala Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta Bapak M. Zaenal Anwar, S.H.I., M.S.I., memperkenalkan inovasi terbaru yaitu Library Assistant berbasis kecerdasan buatan (AI). Inovasi ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan sistem perpustakaan digital yang lebih aman, efisien,dan interaktif bagi mahasiswa, dosen serta peneliti. Beliau menjelaskan dua fitur unggulan yang menjadi keunggulan sistem ini yakni Chat Dokumen berbasis AI dan File PDF yang Diproteksi.
Fitur Chat Dokumen memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung dengan isi dokumen, menanyakan konten tertentu hingga memperoleh ringkasan otomatis yang dihasilkan oleh sistem AI. Pengguna tidak hanya mengakses data secara pasif tetapi juga dapat berkomunikasi aktif dengan literatur yang dibaca. Fitur File PDF yang Diproteksi berfungsi menjaga keamanan karya ilmiah agar tidak mudah diunduh, disebarluaskan atau disalahgunakan sekaligus meminimalkan risiko plagiarisme di lingkungan akademik. Bapak Zaenal Anwar menjelaskan bahwa pengembangan sistem Library Assistant ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu penyusunan blueprint dan perancangan platform, uji coba internal bersama mahasiswa dan dosen serta tahap implementasi dan pelatihan bagi para pemustaka. Inovasi ini sejalan dengan visi UIN Raden Mas Said Surakarta untuk menjadi kampus Islam yang unggul dan inovatif menuju masyarakat Indonesia maju berkeadaban pada 2034.

Ketua APPTIS Jawa Timur Bapak Hairul Agust Cahyono, M.Hum dalam sambutannya menekankan bahwa inovasi yang dilakukan oleh UIN Raden Mas Said Surakarta melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan AI di bidang literatur perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi institusi. “Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul motivasi baru bagi setiap perguruan tinggi untuk terus mengembangkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan di bidang perpustakaan dan layanan akademik. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang luas bagi kita semua dan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas dan inovasi di dunia pendidikan tinggi” .
Keynote Speaker pada webinar ini adalah Bapak Komarudin, S.Ag., SS., M.Hum. Wakil Ketua II APPTIS Pusat mewakili Bapak Mufid, S.Ag., SS., M.Hum menyampaikan permohonan maaf tidak dapat mengikuti kegiatan tersebut karena pada saat yang sama harus menghadiri rapat bersama Menteri Agama. Namun, Beliau menyampaikan salam hangat dan apresiasi dari Ketua Umum kepada seluruh peserta dan penyelenggara kegiatan.
Bapak Komarudin juga menyampaikan apresiasi atas prestasi UIN Raden Mas Said Surakarta yang baru-baru ini berhasil meraih juara pertama dalam ajang tingkat nasional. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan kolaborasi yang dilakukan oleh sivitas akademika dapat berkontribusi besar terhadap kemajuan institusi. “Melalui kesempatan ini, mari kita belajar dari inovasi dan langkah-langkah konstruktif yang telah dilakukan oleh UIN Raden Mas Said Surakarta agar dapat kita implementasikan di perpustakaan. Saya berharap kegiatan hari ini dapat mempererat silaturahmi, memperluas wawasan serta mendorong semangat kolaborasi antar perguruan tinggi”. Dengan adanya penerapan Library Assistant berbasis AI, perpustakaan diharapkan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi melainkan juga menjadi pusat pengetahuan modern yang berperan sebagai katalis dalam pengembangan riset dan literasi digital di perguruan tinggi. Webinar ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta antusias mendiskusikan peluang penerapan teknologi AI di perpustakaan masing-masing. Kolaborasi dan inovasi digital menjadi kunci utama dalam meningkatkan mutu layanan informasi di era kecerdasan buatan yang semakin berkembang pesat.


