Juli 24, 2025

Menuju Perpustakaan Terakreditasi A: Sinergi APPTIS Jatim dan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam Sharing Session Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi

Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Jawa Timur bersinergi dengan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Sharing Session: Komponen Borang Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi secara daring pada Rabu (23/07/2025) melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat pemahaman akan pentingnya akreditasi sebagai indikator evaluasi mutu dan standar layanan perpustakaan. Erma Awalien Rochmah, SE. adalah narasumber pada Sharing Session : Komponen Borang Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi. Beliau memaparkan secara komprehensif bahwa akreditasi perpustakaan merupakan upaya untuk menilai sejauh mana kualitas layanan yang telah diberikan kepada pemustaka serta sebagai refleksi sejauh mana penyelenggaraan perpustakaan sesuai dengan standar nasional yang telah ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional.

Sambutan Ketua APPTIS Jatim periode 2023–2027 Bapak Hairul Agust Cahyono, S.Sos., S.IPI., M.Hum. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja APPTIS Jatim yang telah dirancang tidak hanya sebagai kegiatan tunggal tetapi menjadi rangkaian kegiatan berkelanjutan yang akan dilanjutkan dengan berbagai agenda penting ke depan. Seperti pelatihan sertifikasi kompetensi pustakawan, webinar nasional dan seminar literasi informasi yang akan digelar bertepatan pada Bulan Kunjung Perpustakaan. Beliau menjelaskan bahwa APPTIS Jatim akan terus menjalin sinergi dengan berbagai wilayah termasuk di wilayah Madura sebagai wujud komitmen dalam membangun kolaborasi dan peningkatan kualitas secara merata di seluruh wilayah.

 “Sharing session adalah langkah awal yang penting karena transisi dari enam komponen ke sembilan komponen yang membutuhkan pemahaman mendalam dan pengalaman praktis. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dipilih terpilih karena telah sukses melaksanakan reakreditasi dalam menerapkan borang akreditasi sembilan komponen secara menyeluruh dengan predikat A” tutur Bapak Hairul. Bapak Dr. Yudi Krisno Wicaksono, S.IP., M.IP. selaku Kepala Perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dan menyambut antusias partisipasi para pustakawan dari berbagai institusi. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini adalah suatu kehormatan sekaligus tantangan mengingat UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung baru pertama kali diminta menjadi narasumber pada forum resmi APPTIS Jatim meskipun institusinya merupakan “adik kandung” dari UINSA Surabaya.

Bapak Yudi menjelaskan secara rinci bahwa sembilan komponen akreditasi mencakup berbagai aspek krusial mulai dari visi, misi dan tujuan strategis meliputi tata kelola, sumber daya manusia, koleksi, sarana dan prasarana, layanan, pengembangan, kerja sama, hingga inovasi dan pengembangan teknologi digital. Beliau mengungkapkan bahwa keberhasilan UIN SSayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam meraih akreditasi A secara berturut-turut tidak lepas dari komitmen pimpinan kampus dalam memberikan political will yang nyata dengan membangun gedung perpustakaan baru yang ikonik berbentuk buku serta dukungan penuh dalam hal anggaran, teknologi dan sumber daya manusia. Beliau juga menyoroti pentingnya tim kerja yang solid dan terstruktur dalam menyusun dokumen-dokumen bukti akreditasi agar dapat dikompilasi secara rapi dan logis.

Ibu Erma Awalien Rochmah, SE. merupakan Pustakawan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Beliau menjelaskan pengalaman praktis dalam penyusunan borang sembilan komponen mulai dari teknis pengumpulan data, penyusunan narasi, pemetaan dokumen pendukung hingga strategi menghadapi asesor. Ia juga membagikan contoh inovasi layanan yang telah diterapkan di perpustakaan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung termasuk penggunaan mesin peminjaman otomatis, pemanfaatan teknologi berbasis RFID serta penyediaan ruang layanan literasi digital. Acara dipandu dengan sangat baik oleh Ibu Aries Hamidah, S.Ag., S.IPI., MM. Beliau adalah Pustakawan UINSA Surabaya yang telah dan berhasil menghidupkan suasana diskusi interaktif dan partisipatif. Banyak peserta mengajukan pertanyaan kritis dan berbagi tantangan yang mereka hadapi dalam menyusun instrumen reakreditasi di institusi masing-masing mulai dari persoalan keterbatasan anggaran, kekurangan data hingga kebutuhan membangun sinergi antarunit. Diskusi berlangsung dinamis, penuh semangat dan mencerminkan betapa penting pemahaman terhadap sembilan komponen akreditasi di masa depan perpustakaan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa transformasi dan peningkatan daya saing perpustakaan dapat dimulai dari kolaborasi kecil namun berdampak besar serta memperkuat tekad bersama dalam menjadikan perpustakaan sebagai pusat unggulan informasi, inovasi dan pelayanan akademik. APPTIS Jatim akan terus memberikan kontribusi serta mendorong agar kegiatan – kegiatannya diperluas dan menjadi model pembinaan mutu pustakawan secara berkelanjutan. Semoga sharing session ini menjadi titik tolak baru untuk melahirkan perpustakaan-perpustakaan unggul, adaptif dan siap bersaing di era transformasi digital.