Selasa, 10 Agustus 2021, APPTIS Jatim menyelenggarakan acara dengan mengusung tema “Bincang santai di masa pandemi.” Acara yang dipandu oleh Ibu Ummi Rodliyah, S.Ag., S.IPI., M.Hum. (Sekretaris APPTIS Jatim) ini menghadirkan dua narasumber yaitu Bapak Mufid, S.Ag., SS., M.Hum. dan Bapak Faizuddin Harliansyah, M.IM. Acara yang bertepatan dengan 1 Muharram 1443 H ini merupakan bincang santai dengan harapan dapat menambah pengetahuan dan ajang silaturrahim anggota APPTIS Jatim. Meski berada di tengah kondisi pandemi, hal ini tidak mengurungkan pustakawan APPTIS Jatim untuk tetap eksis menyediakan dan membagikan informasi. Hal ini terbukti dengan peserta yang hadir dalam acara ini berjumlah 63 orang dan tidak hanya berasal dari jatim saja.

Dalam kesempatan pertama, Bapak Mufid, S.Ag., SS., M.Hum, selaku ketua APPTIS Jatim menyampaikan informasi terkait pembuatan sertifikat otomatis via Google Drive. Dewasa ini, beliau menyebutkan bahwa hampir semua perpustakaan telah menyediakan layanan dan seminar secara daring. Perpustakaan juga telah melakukan inovasi yaitu menggunakan fasilitas dengan menggunakan teknologi, diantaranya yaitu membuat sertifikat secara otomatis. Hal ini tentu akan lebih efisien dan meminimalisir kesalahan dalam hal administrasi. Bapak Mufid, dalam pemaparannya menjelaskan dan mempraktekkan langkah demi langkah untuk membuat sertifikat secara otomatis serta cara agar sertifikat dapat terkirim ke email peserta secara otomatis. Untuk membuktikan apakah hasil yang dipraktekkan berhasil, beliau menginstruksikan kepada peserta untuk mengisi daftar hadir yang telah dibuat.

Pemaparan pun berakhir dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dalam sesi ini, terdapat peserta yang mengalami kendala dalam pengisian daftar hadir yang telah dibuat sebelumnya. Bapak Mufid dengan para peserta pun mencoba untuk mengidentifikasi dimana letak kesalahan. Setelah melakukan identifikasi, permasalahan telah ditemukan dan sertifikat telah terkirim ke email yang bersangkutan. Pertanyaan berikutnya yaitu terkait format penulisan nama dalam sertifikat.

Selanjutnya yaitu pemaparan oleh Bapak Faizuddin Harliansyah, M.IM. selaku dewan pembina APPTIS Jatim. Dalam kesempatan ini, beliau mengenalkan konsep dan praktik food combining. Food Combining merupakan konsep yang dirumuskan berdasarkan evidence best practice yang diyakini dan disebarluaskan. Sejatinya konsep food combining berbeda dengan konsep 4 sehat 5 sempurna. Konsep 4 sehat 5 sempurna sendiri sering dikritik karena dianggap banyak menimbulkan isu-isu kesehatan dikemudian hari. Tujuan food combining yaitu kondisi ideal dalam tubuh saat seluruh fungsi berjalan sempurna (hemeostasis) melalui asupan makanan. Untuk lebih mendalami, Bapak Faizuddin menunjukkan rujukan buku terkait food combining, diantaranya yaitu yaitu The Gerson therapy, Healing The Gerson Way, Green fot Life dsb serta menunjukkan komunitas terkait. Lebih lanjut beliau juga menjelaskan terkait porsi asupan, waktu asupan dan padu-padan asupan. Poin penting yang digaris bawahi adalah sejatinya bahwa food combining bukanlah food therapy atau pola makan untuk menyembuhkan penyakit.

Acara bincang santai ini memasuki sesi terakhir yaitu sesi tanya jawab. Adapun pertanyaan yang didiskusikan pada sesi ini yaitu batas maksimal jam makan malam dan saran food combining bagi individu yang memiliki asam lambung. Pertanyaan ini dijawab dan dijelaskan oleh pelaku food combining yaitu Bapak Herman Prateknyo, yang sekaligus alumni fakultas tarbiyah UIN Sunan Ampel Surabaya. Untuk jawaban terkait pertanyaan pada bincang santai ini dapat dilihat selengkapnya pada channel youtube APPTIS Jatim. Salam sehat!